Indonesia terpilih sebagai Guest Country atau Negara Tamu Festival Seni Europalia Indonesia 2017, berdasarkan Memorandum of Understanding Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Europalia International, tertanggal 14 Juli 2015, serta ditandatanganinya Framework Agreement Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Europalia International tertanggal 7 Desember 2015.

Selain itu, sejumlah kesepakatan pun telah dicapai, terkait organisasi, program, pembiayaan (financing), pembelanjaan (expenditure), dan komunikasi. Terpilihnya Indonesia sebagai Guest Country telah melalui seleksi ketat dan panjang. Di Asia baru ada 3 negara yang pernah menjadi Guest Country (Jepang – 1989, China – 2009, dan India – 2013), sementara di Asia Tenggara baru Indonesia di tahun 2017/2018 ini.

Europalia merupakan asosiasi internasional non-profit yang berdiri sejak tahun 1959, di bawah naungan Raja Belgia yang menginisiasi festival ini setiap dua tahun sekali. Festival Europalia menjadi kegiatan di bidang kebudayan terbesar dan bergengsi di Eropa, yang diselenggarakan selama 4 bulan di 36 kota di delapan negara Eropa. Dan dalam setiap kegiatannya selalu dibuka secara resmi oleh Raja Belgia bersama Kepala Negara / Pemerintahan dari Guest Country.

Festival Europalia meliputi pameran, pertunjukan seni, musik, literatur, kuliner, seminar, konferensi, dan film. Konsep penyelenggaraan bertema four pillars (empat pilar) yaitu heritage, contemporary, creations and exchange. Dan festival tersebut secara khusus menampilkan seni dan budaya dari Guest  Country,  dengan tujuan mempromosikan kebudayaan negara tersebut,  agar lebih dikenal di Belgia khususnya, dan Eropa pada umumnya.

Festival Europalia Indonesia 2017, akan mengusung kegiatan pameran, seni pertunjukan, film, seni sastra. dan gastronomi. Persiapan program-program tersebut telah melibatkan pejabat pemerintah dan swasta, pakar, seniman, dan kurator masing-masing program dari Indonesia, yang melakukan komuniksi dan pertemuan-pertemuan dengan mitra kerjanya di Europalia International, sepanjang tahun.

Selaku Guest Country, Festival Europalia ini merupakan ajang potensial untuk diplomasi budaya suatu negara, karena lokasi festival berada di Copital of Europe, Brussel. Selain Guest Country  dapat menyelenggarakan petunjukan, acara dan pameran, tidak hanya di Brussel, tetapi di 36 titik di kota-kota lain di Belgia dan delapan negara Eropa lainnya. Disamping tim kesenian Guest Country, berkesempatan bekerjasama dengan tim, para ahli, institusi budaya, dan pihak terkait (museum, cultural centre, hall, theatre) di Belgia, maupun negara Eropa lainnya.

Pengunjung festival ini diperkirakan dapat mencapai 1.5 juta orang, dari seluruh Eropa. Bahkan promosi nasional dan internasional dapat mencapai 2.500 sampai 3.000 artikel dan berita, baik cetak mupun elektronik.

Sumber: http://threevenue.com/ragam/indonesia-jelang-europalia-arts-festival-2017/